Kasus Satwa Ilegal Alami Peningkatan Selama Pandemi di Tanimbar


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Plh Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Saumlaki di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku, Franston Kunu mengungkapkan kasus satwa illegal yang dilindungi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar alami peningkatan selama masa pandemi Covid-19.

“Saat pandemi ini lebih tinggi, sering, dalam 1 bulan bisa sampai 2 kali kami temui kasus illegal satwa. Rata-rata masyarakat beralasan karena ekonomi sulit,” ungkap dia kepada Lelemuku.com pada Jumat, 10 September 2021.

Franston mengatakan jenis satwa yang ditemukan adalah Nuri Tanimbar, Kakatua Tanimbar, Nuri Bayan, Nuri Pipi, dan Nuri Pelangi. Di semester I Tahun 2021, SKW Saumlaki telah melakukan 3 kali melepasliarkan satwa kembali ke habitatnya, dan sejak tahun 2018 sudah menyelamatkan sebanyak 600 satwa yang dilindungi.

“Ada sebanyak 8 kakatua Tanimbar dan 2 Nuri Tanimbar Pipi Merah yang kami dapat dari masyarakat. Saat ini kami sedang kontrol kesehatan mereka. Mungkin 3 minggu ke depan akan dilepasliarkan,” katanya.


Franston menjelaskan pihaknya akan memberikan pembinaan tentang konservasi, aturan penanganan jenis satwa dan tumbuhan kepada warga yang kedapatan ingin menjual satwa dilindungi tersebut. Kemudian diarahkan untuk membuat pernyataan tidak mengulangi hal tersebut.

Ia pun meminta seluruh masyarakat Tanimbar untuk mendukung fungsi konservasi baik pengawasan, perlindungan satwa yang dilindungi dan pelestarian satwa dan tumbuhan yang ada di alam.

“Jangan sering terlalu bakar hutan, tebang pohon, pemburuan satwa endemic, dan satwa yang dilindungi,” pesan Franston.

Dalam menjalankan tugas konservasi SDA hayati dengan menjamin kesinambungan dan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman, SKW III Saumlaki memiliki 6 kawasan konservasi yang dikelola oleh masyarakat, diantaranya di Larat, Tafermar, Nustaram, Nuswotar, Angwarmase, dan Tanimbar. 
 

Sementara itu, SKW III Saumlaki juga memberdayakan masyarakat di Kecamatan Molu Maru lewat program pengelolaan konservasi yang bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp.40 juta untuk masing-masing 2 kelompok dengan budidaya rumput laut. (Laura Sobuber)




selengkapnya di : https://www.lelemuku.com/2021/09/kasus-satwa-ilegal-alami-peningkatan.html
  • Pengenalan dasar tentang segala hal yang terkait dengan Kepulauan Tanimbar
    Pengenalan dasar tentang segala hal yang terkait dengan Kepulauan Tanimbar ...
  • Terkait pemerintahan dan pengelolaan administrasi kedaerahan di Kepulauan Tanimbar
    Terkait pemerintahan dan pengelolaan administrasi kedaerahan di Kepulauan Tanimbar ...
  • Tais Tanimbar Jadi Backdrop Forum Insvestasi Indonesia – Tiongkok di Beijing
     Segala hal yang berkaitan dengan tradisi dan kebudayaan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ...
  • Laura Basuki dan Gunawan Maryanto Raih Predikat Pemeran Utama Terbaik di FFI 2020
    Terkait Tata Cara dan Kehidupan Sosial masyarakat lokal di Tanimbar ...
  • Laura Basuki dan Gunawan Maryanto Raih Predikat Pemeran Utama Terbaik di FFI 2020
    Seputar perkembangan dan pengelolaan Pariwisata dan Objek Turisme di Tanimbar ...
  • Universitas Darusallam Ambon Wisudakan 420 Sarjana dan Ahli Madya
      Seputar upaya pengembangan dan perkembangan Pendidikan di Kepulauan Tanimbar ...
  • Laura Basuki dan Gunawan Maryanto Raih Predikat Pemeran Utama Terbaik di FFI 2020
    Terkait program pembinaan lingkungan dan pengelolaan penjagaan Kesehatan di Kepulauan Tanimbar...
  • Aparat Gabungan di Yalimo Amankan 4 Oknum TNI Pengawal 2.672 Botol Miras
    Upaya pengembangan jiwa dengan bidang-bidang Olahraga di Tanimbar ...
  • Inilah Alasan Fadil Imran Tembak Mati 6 Laskar Khusus Rizieq Shihab di Tol Cikampek
    Terkait pengembangan Ekonomi dan pengelolaan Bisnis di Kepulauan Tanimbar ...
  • 831 Kasus Aktif COVID-19 di Maluku Per 7 Desember 2020
      Terkait upaya-upaya pengembangan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia di Tanimbar ...
  • Selamat datang di Website Tanimbar.id. Pusat ensiklopedia lengkap tentang Kepulauan Tanimbar.

    Website ini dikelola oleh lelemuku.com